Soal Holding, Pertagas Tunggu Lampu Hijau

Kamis, 01 Juni 2017 | 16:37
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Pembentukan induk usaha atau holding untuk minyak dan gas (migas) yang  akan menggabungkan PT Pertagas dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) ke dalam PT Pertamina, masih dalam proses persiapan. Dirut PT Pertagas Toto Nugroho mengatakan, Pertagas sudah siap.

"Kementerian BUMN menargetkan semester I 2017 selesai. Posisi kami Pertagas sudah siap, tinggal tunggu lampu hijau," kata dia pada acara buka puasa bersama E2S di Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Menurut Toto, kesiapan Pertagas untuk merealisasikan holding BUMN migas ditunjukkan dengan keberadaan tim yang melibatkan Pertamina dan PGN.

Tim ini, kata dia,  telah memetakan apa saja yang bisa disinergikan kedua perusahaan dan efisiensi yang bisa dihasilkan. Salah satu proyek yang melibatkan Pertamina dan PGN adalah pembangunan ruas pipa Duri-Dumai.

"Hal yang kami lakukan bersama adalah proyek pipa ruas Duri-Dumai, dibangun bersama Pertagas dan PGN. Konsumen gas juga dari pipa Duri-Dumai juga berasal dari Pertagas dan PGN. Ini tes atau ujian dari pemerintah, bisa tidak ini dikerjakan bersama," ujarnya.

Dia menegaskan, Pertamina yang menguasai 70 persen  cadangan gas nasional dan salah satu importir terbesar gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) di Asia Tenggara akan bertambah kuat jika dipadu dengan kekuatan PGN pada distribusi gas.

"Di dunia jarang ada negara yang menerapkan bisnis gas dipisah-pisah. PTT Thailand dan Petronas dijadikan satu," katanya mencontohkan. (jpg)

Editor : Syahrir Lantoni
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%