Conergy Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Berskala Besar Pertama di Pulau Sumba

Selasa, 28 Februari 2017 | 13:55
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Panel Surya yang dibangun oleh Conergy di Sumba

INDOPOS.CO.ID - Conergy, mengumumkan bahwa perusahaannya telah sukses merampungkan dan menghubungkan ke grid, pembangkit listrik tenaga Surya (Photovoltaic) berskala besar pertama di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Fasilitas tenaga surya ini memiliki kapasitas 1-megawatt dan dibangun atas kerjasama dengan PT. Buana Energi Surya Persada. Proyek ini merupakan proyek berskala besar Conergy yang pertama di Indonesia.

Proses konstruksi mulai dilakukan pada bulan September 2016 dan selesai pada bulan lalu dengan total investasi sebesar USD 2.2 juta (Rp 28 miliar).

Pembangkit listrik tenaga matahari ini dapat memberikan pasokan listrik lebih dari 1400 MWh per tahun dan dapat memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi sekurangnya 11.600 rumah tangga di Pulau Sumba. Energi listrik yang dihasilkan dari fasilitas tenaga surya ini akan dijual kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui perjanjian jual beli (PPA) jangka panjang dan akan menambah pasokan listrik di Pulau Sumba. Pembangkit listrik ini juga akan menggantikan produksi emisi gas rumah kaca hingga 920 ton setiap tahun atau setara dengan menghindari emisi dari sedikitnya 250 kendaraan per tahun.

“Sumba merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan potensi tenaga surya yang masif karena daerah ini memiliki rata-rata pancaran sinar matahari sebesar 5 kWh/m/hari dan radiasi sebesar 1.000 watt/m selama 5 jam setiap harinya. Melalui investasi kami pada fasilitas pembangkit listrik tenaga surya yang kami bangun dengan dukungan penuh dari Conergy, kami hendak membuktikan kepada dunia bahwa potensi tenaga surya di Indonesia sangatlah besar, dan kami juga dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah ini," kata Rico Syah Alam, President dan CEO PT. Buana Energy Surya Persada, dalam keterangannya, Selasa (28/2).

Alexander Lenz, President, Conergy APAC mengatakan, "Indonesia adalah negara besar yang kaya akan sumberdaya energi baru terbarukan. Pemanfaatan sumber daya ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pasokan energi bagi negara, mendiversifikasi bauran energy dan memfasilitasi pertumbuhan serta perkembangan ekonomi. Kami senang karena melalui proyek ini, kami dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pemerintah untuk merealisasikan proyek 35.000 MW di berbagai daerah Indonesia.

"Proyek Sumba ini menandakan proyek PLTS berskala besar pertama kami di Indonesia dan mengukuhkan posisi kami sebagai salah satu perusahaan pemimpin untuk energi surya di Asia Tenggara. Pembangkit energi tenaga surya berskala besar kini lebih kompetitif jika dibandingkan sumber pembangkit energi tradisional yang telah memungkinkan kami untuk memberikan pasokan tenaga listrik bersih yang aman, terpercaya dan terjangkau untuk komunitas lokal," tambah Hendrik Bohne, VP APAC untuk EPC untuk Conergy.

PT Buana Energi Surya Persada adalah salah satu di antara perusahaan pertama yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Independen Berbasis Photovoltaic di Indonesia.Perusahaan ini memiliki spesialisasi di bidang konsultasi, pengembangan proyek, dan layanan finansial untuk pembangkit listrik tenaga surya berskala kecil hingga besar, 

Perusahaan ini merupakan perusahaan swasta dan dimiliki sepenuhnya oleh Multi Buana Group yang berbasis di Jakarta dan bergerak di bidang Peralatan Berat & Infrastruktur, Laboratorium dan Perlengkapan Medis serta Investasi.

Conergy adalah salah satu perusahaan terbesar tenaga surya hilir di dunia – dengan spesialisasi dalam pengembangan, desain, pendanaan, pembangunan dan manajemen aset jangka panjang dari sistem tenaga surya untuk komersial, industri, dan pembangkit berskala utilitas. 

Didirikan pada tahun 1998, perusahaan ini menjadi perintis ekspansi pembangkit tenaga Surya di dunia global dan telah membangun lebih dari 1,5 GW pembangkit tenaga surya di enam benua. Di kawasan Asia Pasifik, Conergy telah memenuhi lebih dari 460 MWp kontrak EPC dan telah menyediakan layanan jasa untuk pembangunan dan pemeliharaan untuk lebih dari 400 MWp proyek panel surya. (rmn)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%