Matangkan Skema T+2

Selasa, 10 Januari 2017 | 21:58
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Penyelesaian transaksi jual beli efek di pasar modal bakal makin singkat. Itu menyusul rencana pemangkasan transaksi menjadi dua hari (T+2) dari T+3 setelah transaksi. Kalau tak aral melintang, rencana itu ditarget beroperasi pada semester dua mendatang.

Kini, rencana itu dalam persiapan teknis pengembangan sistem dan sosialisasi. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) tengah menyiapkan segala sesuatunya. Nanti akan ada perubahan peraturan di tingkat peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KPEI.

”Juga harus diajukan dan bahas bersama pelaku serta mendapat restu Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tutur Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi. 

Untuk menetapkan rencana itu, tidak ada kendala secara teknis. Hanya, ada dua area persiapan harus dipastikan. Mulai sosialisasi dan perubahan kebiasaan untuk semua pelaku dan nasabah di pasar modal. Itu untuk memastikan transisi  berjalan lancar. Selanjutnya, harus memonitor settlement T+2 menjadi tren dan berlaku secara global. ”Settlement T+2 merupakan tren bursa-bursa di dunia karena lebih efisien,” ulasnya.

Selain itu, T+2 akan mengurangi risiko dan tingkat kegagalan penuntasan transaksi. Kemudian mendongkrak kekuatan anggota bursa (AB) dalam memanfaatkan sumber dana lebih efisien. T+2 diharap akan mempercepat peluang reinvestasi para investor. ”Perlu dipastikan waktu sosialisasi cukup agar tidak ada kendala,” tukas Hasan.

Sekadar informasi, akhir tahun lalu KPEI mencatat rata-rata nilai dan volume penyelesaian transaksi bursa harian sampai Rp 2,77 triliun dan 2,26 miliar. Meningkat dibanding nilai dan volume periode sama 2015 sejumlah Rp 2,42 triliun dan 1,91 miliar. (far

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%