Pangsa Pertamax Series Membesar

Minggu, 08 Januari 2017 | 17:25
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID– Penjualan BBM umum atau yang harganya tidak diatur pemerintah terus membesar. Selama Natal dan tahun baru kemarin, misalnya. Konsumsi pertamax dan pertalite telah merebut sekitar 57 persen pangsa pasar gasolin.

”Ini menggambarkan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk-produk BBM nonsubsidi pertamina,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro kemarin. Menurut dia, konsumen kini lebih memilih bahan bakar ramah yang berkualitas sesuai dengan jenis kendaraannya.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) telah menaikkan harga pertamax series, pertalite, dan dexlite Rp 300 per liter. Menurut Wianda, kenaikan tersebut berdasar kondisi minyak mentah dunia yang kini menanjak.

Perubahan harga dimulai pukul 00.00 WIB pada 5 Januari 2017. Harga pertamax di Jawa-Bali ditetapkan Rp 8.050 per liter dari semula Rp 7.750 per liter. Adapun di daerah yang sama, harga pertalite menjadi Rp 7.350 per liter dari sebelumnya Rp 7.050 per liter.

Di sisi lain, pertamina dex dilepas Rp 8.400 per liter untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta Rp 8.500 per liter untuk DI Jogjakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dexlite yang menjadi pilihan baru untuk produk diesel ditetapkan menjadi Rp 7.200 per liter untuk Jawa-Bali-Nusa Tenggara.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro melihat bahwa keputusan kenaikan harga oleh Pertamina terbilang wajar. ”Dalam konteks bisnis, terbilang masih wajar. Kenaikan harga juga pasti karena keputusan korporasi yang sudah mempertimbangkan beberapa hal. Salah satunya kenaikan harga minyak dunia,’’ katanya.

Komadi melihat, kenaikan pertamax series tidak banyak dipengaruhi kinerja perusahaan pelat merah tersebut yang belakangan malah menunjukkan kinerja gemilang dengan kenaikan laba hampir 100 persen di kuartal ketiga tahun lalu. ”Kenaikan laba lebih banyak disebabkan efisiensi korporasi,” katanya.

Pertamina mencatat laba sampai kuartal ketiga 2016 USD 2,83 miliar. Kinerja itu naik hampir 100 persen dibanding periode yang sama pada 2015. Laba bersih perseroan tersebut naik USD 1,41 miliar dari periode yang sama pada 2015 USD 1,42 miliar. (dee/c21/sof/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%